Bak Firasat Mau Berpulang Sertu Ahmad Faisal Serahkan Dompet Hingga ATM Beserta No PIN untuk Sang Istri

Pingsan dan hujan tangis mewarnai tabur bunga untuk awak KRI Nanggala 402 yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

Sekitar 150 orang keluarga korban berkumpul di KRI dr. Soeharso untuk melakukan prosesi tabur bunga guna mengenang para awak KRI Nanggala 402.

Suasana haru dan syahdu pun tampak dari raut wajah para keluarga korban yang hadir. Salah satunya Auliana Marida, istri mendiang Sertu (Kom) Achmad Faisal,

Sertu Achmad Faisal menjadi salah satu awak KRI Nanggala-402 yang meninggal dunia akibat musibah kapal selam tersebut.

Auliana menikah dengan Sertu Achmad Faisal pada 2018. Mereka dikaruniai buah hati bernama Adnan Zaydan Abdillah yang berumur 1 tahun 6 bulan.

Menjadi istri prajurit TNI AL, Auliana selalu patuh kepada suami dan menjadi ibu rumah tangga yang baik.

Sungguh mengagetkan bak firasat suami mau meninggal, Auliana Marida, menyebut bahwa saat berangkat berlayar, suaminya menitipkan dompet hingga kartu ATM beserta PIN-nya ke rekan se-divisi di TNI AL.

“Setiap kali akan latihan, kami sudah diberikan pemahaman akan risiko yang bakal terjadi,”

“Kalau kapal selam berbeda dengan kapal lainnya. Kalau pintu sudah tertutup dan masuk ke dalam laut itu sama dengan meninggal. Itu pemahaman yang diberikan kepada kami, karena signal atau apapun sudah putus hubungan,” ujar Auliana usai menerima santunan dari Gubernur (NTB) Zulkieflimansyah di rumahnya di kawasan Krian, Sidoarjo

Auliana mengaku terakhir kali bertemu dengan sang suami pada Senin (19/4/2021). Dan dompet milik suaminya tersebut diterima pada Senin (26/4/2021).

Dompet itu berisi kartu ATM, nomor PIN, foto kebersamaan mereka serta lembaran surat cinta yang terkumpul rapi sejak keduanya mengawali kedekatan hati Tahun 2015.

“Saya sama adik ipar kaget begitu dapat titipan dompet sekaligus PIN kartu ATM. Selama ini dia tidak pernah seperti itu. Saat saya tanya adakah pesan lain, temannya menjawab tidak berpesan apa-apa,” ungkap Auliana sampai berlinang air mata.

Di rumah duka juga terlihat ada dua karangan bunga duka cita. Tampak pelayat masih berdatangan ke rumah duka.

Achmad Faizal diketahui meninggalkan seorang anak yang masih berusia setahun, dan istrinya Aulia Marisa.

Keluarga ini tinggal di Perumahan Quality Riverside, Desa Kemasan, Kecamatan Krian, Sidoarjo Jawa Timur.

KSAL) Laksamana Yudo Margono. mengatakan upacara tabur bunga dilaksanakan 10 hari pasca hilang kontak KRI Nanggala-402. Tujuan lain giat itu agar keluarga mengetahui secara pasti lokasi gugurnya prajurit-prajurit kebanggan mereka itu.

“Mudah-mudahan dengan mereka sudah tahu tempatnya KRI Nanggala tenggelam, dan juga memanjatkan doa langsung kepada para keluarganya,” kata Yudo.

Dia melanjutkan total yang datang sekitar 150 orang yang merupakan istri, orang tua dan anak-anak korban. Dia mengatakan upaya pemantauan posisi pecahan kapal selam masih dilakukan untuk dilakukan upaya evakuasi.

Diberitakan sebelumnya kapal selam KRI Nanggala-402 telah hilang kontak saat melaksanakan gladi resik pelatihan peluncuran torpedo di perairan utara Bali, Rabu, 21 April 2021.

Kapal selam itu telah dinyatakan tenggelam dan terpotong menjadi tiga bagian, disertai meninggalnya 53 awak di dalamnya, Minggu 25 April 2021.

Laksamana Yudo mengatakan tetap akan berupaya keras untuk dapat mengangkat badan kapal selam.

“Kami tetap berupaya keras untuk melakukan evakuasi. Kapal-kapal pencari masih ada di lokasi,” kata Yudo menjelaskan.

About namiradistro

Check Also

Hujan Air Mata, Ibu dan Anak Menangis Ditinggal Mudik dan Tak akan Kembali Lagi

Sebuah video yang memperlihatkan perpisahan antara baby sitter dengan anak yang diasuhnya viral dan membuat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 + 6 =