Curhatan Kakek yang Bikin Hati Teriris, Tetap Jualan Keripik karena Tak Tahu Anaknya pada Kemana

Pemilik katering asal Sibolga itu merantau ke Medan untuk biaya hidup adik-adik di kampung halaman.
Dream – Masih ingat dengan pemilik katering di Medan yang memasak sambil menangis lantaran pesanan 60 kotak nasi dibatalkan?

Pria tersebut baru-baru ini mendapat bantuan dari seorang pengusaha toko ponsel bernama Putra Siregar.

Dalam postingan di akun Instagram @putrasiregarr17, Putra menceritakan perjalanan panjangnya membantu pemilik katering yang ternyata juga bermarga Siregar.

Selain Dijual, Makanan Juga Dibagikan
Menurut Putra, Siregar sempat kaget, bahkan menangis terharu sampai gemetar karena tidak menyangka akan mendapat bantuan.

Untuk membantu Siregar, Putra mengaku telah memesan nasi kotak dalam jumlah yang banyak. Tidak itu saja, Siregar juga mendapat hadiah yang belum ditentukan jenisnya.

Putra tergerak hatinya setelah kisah Siregar ini viral. Dia pun tak segan memberikan bantuan karena Siregar memiliki hati yang tulus meski hidupnya susah.

” Selama ini beliau tulus memasak baik untuk jualannya maupun untuk dibagikan. Dan dia membenarkan ketika orderannya di-cancel beliau nangis,” tutur Putra dalam postingannya.

Alasan Menangis Saat Pesanan Dibatalkan
Putra mengatakan, Siregar menangis karena pesanan katering itu menjadi musibah pertama kali yang dialaminya. Selama ini dia tak pernah mendapat pesanan kateringnya yang dibatalkan.

Tidak itu saja, Siregar juga harus mengembalikan uang muka yang diminta pemesan untuk menjaga nama baiknya.

” Kaget juga bisa ketemu, kebetulan banget beliau marga Siregar. Gak tahu ini kebetulan atau gimana, yang jelas Allah pertemukan mungkin dari doa anak-anak di jalan yang selalu dia beri makan,” tutur Putra menjelaskan.

Merantau untuk Hidupi Adik-adik di Kampung Halaman
Siregar ternyata masih lajang, dia merantau ke kota Medan dari Sibolga demi mengais rezeki untuk bisa menghidupi adik-adiknya di kampung halaman.

” Ternyata beliau memang sosok luar biasa, tetap memberi meskipun dia sedang susah. Rasanya saya tertampar, apabila tidak melakukan apa-apa di saat Allah hampir titip segalanya buat saya,” kata Putra.

Yang membuat Putra semakin iba karena Siregar tidak mudah putus asa meskipun sekarang susah mencari pekerjaan.

Mengontrak Rumah 2×2 MeterYang diharapkan ketika usia sudah tua tentu hidup bahagia bersama dengan anak dan cucu. Namun, tak semua orang seberuntung itu. Sebagian bahkan harus tetap bekerja untuk mencari rezeki meski sudah tua renta. Seperti seorang kakek penjual keripik berikut ini. Beliau masih jualan keliling dengan berjalan kaki sambil menggunakan tongkat. Meski sudah berumur, tapi beliau tetap menjajakan keripik singkong yang dijual dengan harga 15 ribu per bungkus.

Saat ditanya ke mana anaknya, kakek ini pun menjawab tak tau anaknya pada ke mana. Sedih..bila orang tua kita sudah berumur tentu kita harus merawatnya. Tak hanya sibuk dengan keluarga sendiri, sampai melupakan orang tua.

Seorang pengguna TikTok membuat video yang menyayat hati ini. Video berdurasi 22 detik ini dibuat oleh @luthfiazhars dan menceritakan singkat tentang kakek penjual keripik singkong ini. Berikut ini videonya.

Video ini lalu dibagikan ulang ke Twitter oleh seorang pengguna dengan nama akun @rainy odeng. Dia menuliskan, ” …” . Cuitan yang dibuat pada 30 Maret ini sudah di-retweet sebanyak 13 ribu kali dan disukai oleh 18 ribu orang. Berikut ini beberapa komentarnya.

Kalau lihat video ini jadi inget orang tua atau kakek nenek di rumah ya. Yuk telpon bentar, walaupun hanya sekadar menanyakan kabar. Orang tua telah begitu berjasa dalam hidup kata, jangan biarkan mereka sendiri dan merasa kesepian karena anaknya berada jauh darinya.
Mengontrak rumah berukuran 2×2 meter, Siregar coba mengais rezeki, membuka usaha katering dengan modal hasil menggadai motornya.

Di akhir postingannya, Putra menyampaikan pesan agar kita selalu berbuat kebaikan, meski tidak punya harta benda untuk diberikan.

” Ada uang lakukanlah hal yang baik, tidak ada uang jadilah orang baik. Meskipun kebaikanmu dinilai bagaikan permen. dan keburukanmu dinilai bagaikan luka dalam tubuh,” pungkas Putra.

 

 

 

 

 

Sumber Artikel

About namiradistro

Check Also

Hujan Air Mata, Ibu dan Anak Menangis Ditinggal Mudik dan Tak akan Kembali Lagi

Sebuah video yang memperlihatkan perpisahan antara baby sitter dengan anak yang diasuhnya viral dan membuat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 4 =