Demi Sembuhkan Anaknya yang Lmpuh, Ibu Ini Rela Jual Buku di Emperan Ruko

Melihat anak tumbuh dengan sehat dan bahagia adalah impian semua orang tua. Tak ada orang tua mana pun yang ingin anaknya hidup di tengah kesulitan. Berbagai cara akan ditempuh, demi kebahagiaan buah hati tercinta.

Barang kali itu lah yang dirasakan oleh Aliah, wanita paruh baya yang sehari-hari berjualan buku bekas. Ia setiap harinya mengemper di depan ruko di Jalan Sukabangun II, Kecamatan Sukarami, Palembang, Sumatra Selatan.

Kisahnya diunggah dalam sebuah video oleh akun Instagram @manaberita pada Selasa (15/12). Diusianya yang mulai senja, Aliah masih harus membanting tulang di tengah panas dan hiruk pikuk Kota Palembang. Namun ternyata, ada kisah pilu di balik perjuangannya untuk mencari nafkah tersebut.

Kumpulkan Uang untuk Berobat Anaknya

Aliah hidup bersama suami dan empat orang anak. Ketiga anaknya kini sudah berumah tangga, sedangkan anak bungsunya yang bernama Arifin masih berumur 10 tahun. Sejak umur 4 bulan, Arifin menderita lumpuh yang membuatnya tak bisa berjalan dan berbicara sampai saat ini.

Ini lah alasan Aliah membanting tulang. Di usianya yang sudah setengah abad, Ia masih semangat berjualan buku bekas karena uang yang Ia kumpukan akan digunakan untuk pengobatan Arifin.

“Udah setahun ini jualan. Ke dokter sudah, ke dukun sudah. Sampai sekarang belum bisa jalan, belum bisa ngomong,” ujarnya di video itu.

Sang Suami Sudah Tak Bekerja

Meski hidup bersama suami, namun Aliah harus tetap mencari nafkah karena sang suami sudah 1 tahun lebih tidak bekerja. Selain itu, kondisi ekonomi tiga anaknya yang lain juga serba pas-pasan, sehingga Ia pun tak mengharapkan bantuan dari anaknya yang lain.

Alasan Memilih Berjualan Buku

Aliah tak memiliki pilihan lain selain berjualan buku. Ia mengaku sama sekali tak punya modal untuk berjualan, sementara buku-buku yang Ia jual itu merupakan titipan orang.

Namun Ia berencana untuk membuka warung saat sudah punya modal. Ia tak tega karena harus membawa Arifin setiap kali Ia berjualan buku di emperan ruko.

Bekerja Sambil Bawa Anaknya

Setiap harinya, Aliah memang selalu membawa Arifin saat berjualan. Kondisi Arifin yang lemah, membuatnya tak bisa meninggalkan Arifin di rumah.

Namun, sebenarnya Ia juga tak tega melihat Arifin sering kepanasan dan kehujanan. Ia juga tidak bisa tidur dengan nyaman. Aliah bahkan harus membawa peralatan yang diperlukan Arifin, seperti susu dan botol serta harus menggendongnya setiap saat.6.

Buat teman-teman yang mungkin melihat Ibu Aliah ini, boleh banget nih larisin dagangannya. Semngat terus ya bu. Semoga laris manis dagangannya.

 

About namiradistro

Check Also

Hujan Air Mata, Ibu dan Anak Menangis Ditinggal Mudik dan Tak akan Kembali Lagi

Sebuah video yang memperlihatkan perpisahan antara baby sitter dengan anak yang diasuhnya viral dan membuat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × five =