Firasat Istri Sempat Pamit Lebaran Tidak Pulang, Letda Munawir awak KRI Nanggala-402, Bikin Pilu

Gugurnya Letda Munawir (42) salah satu awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam di laut utara Bali menyisakan duka bagi keluarganya di Kabupaten Rembang. Sebelum kejadian, perwira divisi senjata (Padivsen) kapal selam Nanggala-402 tersebut sempat pamit jika Lebaran tidak pulang.

Letda Munawir merupakan satu dari 53 orang awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang gugur di laut utara Bali.

Dia merupakan warga asli Kelurahan Pacar, Kabupaten Rembang. Saat awak media mendatangi rumah keluarganya di Rembang, ditemui oleh adiknya, Mundzakir.

Dengan mata berkaca-kaca, Mundzakir menjelaskan jika kakaknya mempunyai dua anak perempuan yang tinggal di Surabaya. Dirinya terakhir kali bertemu sekitar dua minggu sebelum kejadian tenggelamnya KRI Nanggala-402.

Kala itu, Letda Munawir sempat menyampaikan jika saat Lebaran nanti tidak bisa pulang ke Kelurahan Pacar. Baginya Letda Munawir adalah sosok saudara yang baik.

“Jadi terakhir kali ketemu pamitan, nanti waktu Lebaran nggak pulang, nggak tahu kenapa, “ kata Mundzakir.

Ini Pesan Letda Munawir kepada Istri Sebelum Gugur Bersama KRI Nanggala 402

Letda Munawir, perwira dua asal Rembang ini seharusnya tidak berada di KRI Nanggala 402. Setiap harinya, ia bekerja di KRI Cakra 401. Bapak dua anak ini diperbantukan ke KRI Nanggala 402 untuk mengikuti latihan di Banyuwangi, Senin lalu.

Menurut sang istri, tidak ada firasat sama sekali ketika terakhir ketemu Senin (19/4/2021) lalu. Seperti biasa, ia berpamitan dengan sang istri jika akan berangkat berlayar pada pukul 7.30 wib dan sebelum berangkat selalu membangunkan dua anaknya.

Namun ia tak menyangka pamitan di pagi itu adalah yang terakhir dengan sang suami untuk selamanya setelah KRI Nanggala 402 dinyatakan hilang kontak dan Panglima TNI menyatakan jika seluruh awak KRI telah gugur tugas.

“Ini konsekuensi saya sebagai istri pelaut, saya sudah ikhlas dan kuat demi anak- anak jika memang ini jalannya. Semoga ada mukjizat bisa ditemukan saya dan anak kami bisa melihat untuk terakhir kalinya,” ungkap Cica Yuemi, istri dari Letda Munawir, Senin (26/4/2021).

Ada pesan yang disampaikan oleh sang suami, meskipun pesan itu sudah dilontarkan jauh sebelum ia berlayar dengan KRI Nanggala 402. Letda Munawir ingin jika kelak berpulang ingin dipulangkan dan dimakamkan di Rembang, Jawa Tengah tempat ia dilahirnya.

Letda Munawir dikenal sebagai sosok suami yang sangat baik kepada sang anak dan istrinya. Meski sang istri kerap mengomel, namun ia tak pernah marah. Bahkan senakal apapun kedua sang anak, ia hanya memberitahu dengan pawakannya yang kalem.

About namiradistro

Check Also

Kisah Pilu Sepasang Kakek dan Nenek, Terpaksa Jual Rumah Demi Bertahan Hidup

Keduanya sebenarnya mempunyai seorang anak, sayangnya dia sudah tak pernah lagi menemui orang tuanya yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight − 7 =