Kisah Pilu, Uang Hasil Ngemis untuk Beli Kain Kafan, Malah Dicuri untuk Foya-foya

Pengemis ini sudah tampak berusia lanjut

Mulanya ia diajak makan oleh seorang pemuda yang mengendarai motor. Tak disangka, tiba-tiba pemuda itu malah mengambil tasnya yang berisi uang. Padahal uang itu sengaja disimpan untuk membeli kain kafannya.

Aksi penjambretan dialami oleh seorang pengemis tua di Baubau, Sulawesi Tenggara. Kejadian ini tentu membuat publik marah dan mengutuk aksi pelaku tersebut.

Beruntungnya tidak butuh waktu lama, kepolisian Baubau berhasil menangkap seorang pelaku penjambretan pada pengemis tua bernama La Makmur itu.

Pelaku jambret yang ditangkap polisi pada hari Sabtu (28/11/2020) malam, berkat rekaman CCTV itu jadi viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Reda Irfanda menjelaskan bahwa sebenarnya ada tiga pelaku dalam aksi penjambretan itu.

Uang 1 Juta Dibagi Rata untuk Foya-foya
Satu orang menjadi pengemudi motor, seorang lagi jadi eksekutor, dan seorang yang lainnya sebagai pengintai keadaan. Salah seorang pelaku berinisial RM telah ditangkap oleh Polres Baubau.

Pelaku terpaksa dilumpuhkan di bagian kaki karena berusaha melawan polisi saat sedang diamankan. Sementara itu, dua pelaku lainnya masih dalam proses pengejaran pihak polisi.

“Baru satu orang yang kita amankan. Pelaku itu inisial RM, sementara dua pelaku lainnya kita masih lakukan pengejaran. Pelaku RM sempat melawan hingga harus dilumpuhkan dengan timah panas,” ucap Reda Irfanda, Minggu (29/11/2020).

Tidak sedikit, uang pengemis yang dijambret berjumlah Rp 1.050.000 dan dibagi rata kepada para pelaku. Rencananya, mereka akan menggunakan uang tersebut untuk foya-foya.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, seorang pengemis tua di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, dijambret oleh dua orang pemuda yang mengendarai motor matic, pada Sabtu (28/11/2020).

Uang untuk Beli Kain Kafan
Penjambretan tersebut terjadi di depan kantor Bank Sultra, Jalan Kartini, Kota Baubau. Pengemis yang bernama La Makmur (70) tersebut, mulanya sedang duduk di depan sebuah bank.

Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, tiba-tiba ada dua pemuda mendekat. La Makmur kemudian mengungkapkan bahwa kedua pemuda itu hendak mengajaknya makan siang.

Namun, La Makmur menolak karena curiga melihat tindak-tanduk kedua orang tersebut. Benar saja, tak lama kemudian keduanya menjambret tas berisi uangnya dan langsung kabur.

La Makmur sempat berusaha mengejar, namun kekuatannya tak bisa menandingi motor yang dipacu kencang tersebut. Ia hanya bisa meneteskan air mata menangisi kesialannya itu.

Pengemis ini kemudian menjelaskan bahwa uang tersebut merupakan hasil kerjanya mengemis selama dua bulan.

Uang itu memang hendak dia gunakan untuk membeli kain kafan, mengingat usianya yang sudah tua.

“Untuk beli kain kafanku kasihan. Cuman itu uangku sudah tidak ada lagi,” ucap La Makmur kepada awak media.

Duh kasihan, semoga beliau diberikan panjang umur dan rezeki yang berkah di sisa hidupnya. Aamiin ya robbal alamiin.

About namiradistro

Check Also

Hujan Air Mata, Ibu dan Anak Menangis Ditinggal Mudik dan Tak akan Kembali Lagi

Sebuah video yang memperlihatkan perpisahan antara baby sitter dengan anak yang diasuhnya viral dan membuat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − fourteen =