Kisah Satu Keluarga Jalan Kaki Saat Mudik Usai Diputar Balik di Tasikmalaya

Satu keluarga nekat mudik jalan kaki ke Ciawi usai diminta putar balik saat memasuki Kabupaten Tasikmalaya. Foto: Dok. Istimewa
Larangan mudik Lebaran sudah berlaku sejak 6 sampai 17 Mei 2021 demi menekan penularan COVID-19. Petugas gabungan melakukan penyekatan di sejumlah titik.

Dalam penyekatan larangan mudik tersebut, satu mobil travel berisi 9 anggota keluarga dari Bandung terpaksa diminta putar balik pada Kamis (6/5) di Pos Penyekatan Pemudik Leter U Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar.

“Iya, (saat memasuki wilayah Tasikmalaya) tadi diperiksa sama petugas. Kami tak bisa memperlihatkan berkas-berkas syarat mudik. Jadi mobil kami disuruh putar balik di Gentong,” ungkap salah seorang anggota keluarga dalam mobil tersebut, Silvi saat dihubungi kumparan, Sabtu (8/5).

Mobil yang disewa dari agen travel itu kemudian putar balik dan kembali ke Bandung. Sementara Silvi bersama satu keluarganya nekat turun dan berjalan kaki sejauh 15 km untuk melanjutkan perjalanan sampai ke Kecamatan Ciawi, Tasikmalaya Jabar. Mereka berjalan kaki menyusuri jalan raya dari Gentong ke Kecamatan Ciawi selama kurang lebih satu jam perjalanan. Terlihat dua orang balita yang digendong dan satu anak ikut dalam perjalanan tersebut.

“Mobil kembali ke Bandung. Saya tetap maksa mudik. Saya jalan kaki saja bersama keluarga untuk ke kampung halaman saya di Ciawi. Yang penting sampai ke rumah Ibu,” tutupnya.

Silvi tak menjelaskan lebih detail lagi soal perjalanannya jalan kaki bersama anggota keluarganya itu. Buat dia saat ini, yang penting sudah bertemu dengan keluarga besar di Kecamatan Ciawi, Tasikmalaya.

About namiradistro

Check Also

Hujan Air Mata, Ibu dan Anak Menangis Ditinggal Mudik dan Tak akan Kembali Lagi

Sebuah video yang memperlihatkan perpisahan antara baby sitter dengan anak yang diasuhnya viral dan membuat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + 7 =