Kisah Sedih 3 Anak Yatim Piatu, Tak Punya Uang Untuk Makan Sampai Harus Rela Putus Sekolah


Kisah Sedih 3 Anak Yatim Piatu

Tak Punya Uang untuk Makan Sampai Harus Rela Putus Sekolah

Sungguh miris melihat kehidupan Karisa Damayanti (17) Ardiansyah (14) dan Sulaiman (5). Ketiga anak itu kini menjadi yatim piatu sebab kedua orangtuanya sudah meninggal dunia. Kemalangan belum berhenti di situ. Karisa si anak sulung terpaksa harus putus sekolah usai lulus dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena kendala ekonomi.

Tak hanya Karisa, kedua adiknya juga terancam tidak bisa melanjutkan pendidikannya. Ardiansyah saat ini masih duduk di bangku SMP, sementara Sulaiman ingin masuk PAUD atau TK. Tinggal di rumah peninggalan orangtuanya tak membuat mereka menjadi hidup berkecukupan. Bahkan untuk makan sekalipun mereka harus menunggu dari belas kasih orang lain.

Karisa Damayanti (17) Ardiansyah (14) dan Sulaiman (5) kini menjadi anak yatim piatu. Hal ini karena mereka harus merelakan orangtuanya meninggalkan mereka untuk menghadap Tuhan. Ibu tiga anak ini yang bernama Aisah meninggal dunia pada 19 Agustus 2020 lalu. Ibu Aisah menghembuskan napas terakhir akibat penyakit kanker payudara yang dideritanya.

Sebelumnya, sang ayah Bahtiar juga telah meninggal dunia. Ketiganya ditinggal sang ayah untuk selamanya satu tahun yang lalu. Kini, mereka harus ikhlas menyandang status baru yakni menjadi anak yatim piatu.

Ketiga anak tersebut kemudian tinggal di rumah peninggalan orang tua mereka. Melansir dari laman yang sama, mereka tinggal di rumah yang terletak di Kelurahan Sukarame II Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

Karisa, Ardiansyah dan Sulaiman kemudian diurus oleh Ibu Rosida. Beliau merupakan kakak dari mendiang Pak Bahtiar, ayah ketiga anak itu. Rumah Ibu Rosida juga berada di depan rumah peninggalan orang tua anak malang ini.

Kemalangan belum berhenti di situ. Karisa si anak sulung terpaksa harus putus sekolah usai lulus dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena kendala ekonomi. Karisa yang hanya memegang ijazah SMP hanya bisa berharap mendapat pekerjaan. Sayang, di tengah wabah seperti ini Karisa menjadi sulit mendapatkan pekerjaan. Padahal niat Karisa hanya ingin membantu adik-adik untuk bisa melanjutkan sekolah mereka.

Dia ingin kedua adiknya bisa melanjutkan sekolah hingga jenjang yang tinggi. Karisa juga tak ingin apa yang dialaminya juga harus dirasakan oleh Ardiansyah dan Sulaiman.

Ya tak hanya Karisa saja, kedua adiknya juga terancam tidak bisa melanjutkan pendidikannya. Ardiansyah saat ini masih duduk di bangku SMP dan dia memiliki cita-cita sebagai seorang tentara. Sementara, Sulaiman ingin masuk ke PAUD atau TK dan memiliki cita-cita sebagai polisi.

Namun sayang, impian tersebut belum bisa terwujud dengan cepat. Bagaimana tidak, untuk makan saja mereka hanya bisa mengandalkan belas kasih orang lain. Maka dari itu, Karisa hanya ingin bisa bekerja demi memenuhi semua kebutuhan dia bersama adik-adiknya.

” Bingung kak, enggak tahu gimana, apa adik-adik saya bisa terus sekolah ya, jangankan untuk sekolah, buat makan sehari hari saja kita dapat dari belas kasih orang-orang kak” ungkap Karisa.

Tak bisa membayangkan, rasanya jadi Karisa Damayanti, Ardiansyah, dan Sulaiman. Mereka harus tetap menjalani hari walau tanpa orang tua disinya. Saking susahnya, mereka hanya bisa makan lewat belas kasih orang di sekitar. Bahkan sampai harus putus sekolah. Semoga, ada seorang dermawan yang mau menyisihkan hartanya untuk mengurus ke 3 anak yatim piatu ini ya. Amin.

 

 

 

Sumber Artikel : diadona .id

About namiradistro

Check Also

Naudzubillah, Inilah Bahayanya Jika Suami Lebih Mengutamakan Sang Ibu Daripada Istri

Dua wanita ini sangat penting bagi kehidupan seorang suami, jika terjadi sesuatu yang mengharuskan memilih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × four =