Najwa Shihab Takut Kecewakan Ayah karena Tidak Berjilbab, Quraish Shihab: Ga Peduli

Najwa Shihab adalah anak dari ulama terkenal Quraish Shihab.

Sebagai anak seorang ulama kharismatik, penampilan Najwa Shihab sering menjadi sorotan. Ini karena Najwa Shihab tidak mengenakan jilbab.

Dari empat anak perempuan Quraish Shihab, hanya Najwa Shihab yang tidak menggunakan jilbab.
Hal ini sering ditanyakan orang-orang mengenai penampilan Najwa Shihab yang tidak berjilbab.

Dalam obrolan keluarga Shihab, Najwa Shihab meminta pendapat sang ayah Quraish Shihab mengenai dirinya yang tidak memakai jilbab.

“Nana tahu, Nana sering ditanya, Abi juga sering ditanya soal itu (jilbab).

Nana kadang suka sedih gimana cara jawabnya. Suka bingung juga. Nana minta Abi bantu jawab juga,” ujar Najwa Shihab kepada Quraish Shihab di YouTube Najwa Shihab.

Quraish Shihab mengatakan, jauh sebelum Revolusi Iran, jilbab seperti sekarang ini belum terlalu dikenal.

Menurutnya, jauh sebelum ini, istri-istri dan anak-anak kiai-kiai besar tanah air seperti Kiai Hasyim Asyari sampai kepada tokoh-tokoh Muhammadiyah, tidak memakai jilbab sebagaimana orang dewasa ini memakainya.

“Jadi ada tiga kemungkinan. Mereka tidak pakai jilbab karena tidak tahu itu wajib.

atau justru tahu bahwa itu salah satu alternatif. Abi duga begitu. Kecuali jawaban kedua dia takut sama anaknya dia takut sama istrinya.

Dia suru pakai jilbab takut,” kata Quraish Shihab.

Menurut Quraish Shihab, sebagian orang menggunakan jilbab sebagai mode bukan sebagai tuntutan agama.

“Abi terus terang jauh lebih menghormati seorang wanita yang memakai kebaya, kerudung atau buka kerudung tapi bersikap hormat, salat pada waktunya, ahlak, daripada pakai jilbab tapi dansa dansi,” tuturnya.

Quraish Shihab mengatakan, ada pendapat bermacam-macam tentang aurat perempuan.

Memang, kata dia, ada di dalam Alquran tetapi perintah di dalam Alquran itu tidak semua wajib

sehingga ulama beda pendapat. Hadis-hadis yang berkaitan dengan aurat perempuan pun ulama berbeda pendapat.

“Abi ingin berkata begini pakailah jilbab dengan kesadaran.

Yang sudah pakai jangan buka, yang belum pakai jangan berkata bahwa dia melanggar agama,” ujar Quraish Shihab.

“Kalau dia sadar bahwa ini boleh kenapa kita harus larang.

Memang Quran dan hadis tidak secara tegas berkata wajib. Hanya orang tidak baca pendapat.

Orang terpaku disini padahal pendapat bermacam-macam,” lanjutnya.

Bagi Quraish Shihab karena mayoritas umat Islam pakai jilbab sehingga mengenakan jilbab dianggapnya wajib.

“Benar ada yang mewajibkan tapi ada juga yang tidak mewajibkan,” terus Quraish Shihab.

Mendengar penjelasan Quraish Shihab, Najwa Shihab menanyakan pendapat ayahnya mengenai dirinya yang belum berjilbab.

“Jadi Abi gapapa Nana belum pakai jilbab?” tanya Najwa.

“Terserah Nana. Jangankan pakaian, dalam bidang pendidikan terserah. Apa Abi pernah paksa. Abi hanya bilang apa kecendrunganmu,” ucapnya.

Menurut Quraish Shihab, penampilan Najwa Shihab yang memperlihatkan tangan ada hadis yang membolehkan.

“Baca. Orang tidak baca. Orang bodoh itu banyak mengingkari. Ini ga benar, ini ga benar.

Tapi orang yang luas wawasannya dia akan tahu oh ini ada jalan ini ada jalan,” papar Quraish Shihab.

Najwa Shihab lalu meminta pendapat pamannya Alwi Shihab. Ini karena semua keluarga Shihab selaku dikaitkan dengan penampilan Najwa Shihab yang tidak berjilbab.

“Saya punya anak perempuan Mimi tidak pakai jilbab. Jadi ya memang kita ini krisis menghormati perbedaan.

Perbedaan yang sebenarnya bisa diterima, masuk akal, itu kadang-kadang oleh orang yang keras menganggap itu kesesatan. Itu tidak benar,” jawab Alwi Shihab.

Kata Alwi Shihab, ada ulama yang punya pandangan-pandangan berbeda dari mainstream. Beda pendapat di kalangan ulama bukan hanya soal jilbab tapi juga soal definisi muslim, mukmin.

Menurutnya, pendapat ulama mengenai muslim, mukmin beda sekali antara satu dengan yang lain.

“Tapi karena kita hanya tahu satu tidak mau melihat yang lain. Lalu yang lain dianggap sesat,” tutur Alwi.

“Tapi satu hal, kalo bisa jilbab lebih bagus, bukan berarti tidak lebih bagus. Dan kalo memang belum bisa jilbab bisa pakai topi,” ujarnya.

“Agama itu luas. agama itu mudah. Jangan cari masalah,” lanjut Quraish Shihab.

“Tuhan tidak melihat penampakan. Tuhan melihat yang ada di hati kita,” timpal Alwi Shihab.

Najwa Shihab pun mengungkapkan perasaannya mengenai penampilannya yang tidak berjilbab.

Najwa takut mengecewakan sang ayah dan sang paman karena penampilannya yang belum berjilbab.

“Ga peduli. Kita dididik di Al Azhar sangat toleran dan terbuka. Ada orang Indonesia tidak mau jabat tangan dengan perempuan.

Syeikh Al Azhar yang sekarang jabat tangan,” kata Quraish Shihab.

Quraish Shihab mengatakan ada dalil yang membolehkan wanita muslim berjabat tangan dengan pria.

Menurutnya, waktu Rasul SAW membaiat perempuan, Sayyidina Umar menjabat tangan.

“Nabi kenapa tidak? Nabi ingin memberi contoh lebih baik. Terlalu banyak pendapat berbeda-beda sejak dulu,” tutur Quraish Shihab ke Najwa Shihab.

About namiradistro

Check Also

Masha Allah, Kisah Mengharukan Mariam, Wanita Umur 84 Tahun Yang Masuk Islam

Hidayah Allah memang bisa datang kapanpun dan kepada siapapun yang Dia butuhkan. Tidak menyadari batasan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 1 =