NANGIS Dapat Karangan Bunga, Putri Letda Munawir Syok 53 Awak KRI Nanggala Gugur: Aku Mau Lihat Papa

Duka mendalam masih dirasakan keluarga Letda Munawir, salah satu awak KRI Nanggala 402 yang dinyatakan gugur bersama 52 kru lainnya.

Aura Aulia, putri Letda Munawir masih tak percaya sang ayah menjadi salah satu korban tragedi KRI Nanggala 402.

Bahkan terbaru, Aura Aulia kaget mendapat karangan bunga atas berpulangnya Letda Munawir dalama KRI Nanggala 402.

Lewat akun Twitternya, Aura Aulia mencurahkan rasa sedihnya kehilangan sosok ayah tercinta, Letda Munawir.

Sebelumnya Aura Aulia sempat meminta doa dari netizen agar ayahnya dan seluruh awak kapal selam KRI Nanggala 402 selamat.

“Temen temen, Minta doanya agar papaku dan para awak kapal KRI Nanggala – 402 segera ditemukan dan kembali ke rumah dengan keadaan sehat” tulis Aura Aulia di akun Twitternya.

Sampai kemudian 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402 dinyatakan gugur.

Aura merasa tak percaya akan kehilangan ayahnya, Letda Munawir.

“Ga mungkin… papakuu pastii kembaliii… papakuu pasti pulangg….

plisss bilang ke akuu kalo kapalnya masi bisa ditemuinn,” tulis Aura.

Aura Aulia berharap bisa melihat ayah untuk terakhir kalinya.

“aku mau ngeliat papaku tuk yang terakhir kali…” tulis Aura.

aTerbaru, Aura Aulia merasa kaget ketika mendapat karangan bunga di depan rumahnya.

Pasalnya biasanya sang ayahlah yang ditugaskan untuk mengirim karangan bunga.

“kaget bgt tb2 ada karangan bunga depan rumah,

Biasanya papa yang sering ditugaskan ngirim karangan bunga skrg malah dapet,” tulis Aura Aulia, dikutip dari TribunnewsBogor.com, Curhat Anak Awak KRI Nanggala, Kaget Dapat Karangan Bunga : Aku Mau Lihat Papaku untuk Terakhir Kali.

Aura bercerita ayahnya, Letda Munawir, pergi bertugas pada Senin (19/4/2021), pukul 06.30 WIB.

Menurut Aura, Letda Munawir sebenarnya bertugas di kapal selam KRI Cakra.

“Katanya Nanggala kekurangan awak kapal, akhirnya papa ditugaskan ke Selat Bali,” ungkap Aura dikutip dari Tribunnews.com.

Menurut Aura, tugas Letda Munawir di KRI Nanggala 402 sudah direncanakan sejak pekan lalu.

Letda Munawir diketahui tinggal di Surabaya bersama istri dan kedua anaknya.

Aura, putri sulungnya, mendengar kabar KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu malam.

“Waktu kapal hilang kontak hari Rabu jam 03.00 pagi, saya baru mendengar berita jam 18.30 WIB,” ungkapnya.

Kepada keluarga, Letda Munawir menyebut akan pulang pada Sabtu.

“Masih berat buat terima kenyataan kalau papa ada di kapal itu,” ungkap Aura.

Suasana berat penuh pengharapan akan keselamatan Letda Munawir masih menyelimuti keluarga.

“Saat ini di sini saya cuma sama keluarga inti dan papa masih belum ditemukan.”

“Harapannya semoga KRI Nanggala segera ditemukan dalam keadaan utuh beserta awak kapal yang sehat untuk kembali ke keluarganya masing masing.”

“Dan semoga rakyat Indonesia tetap senantiasa mendoakan KRI Nanggala,” ungkap Aura.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan semua awak kapal selam KRI Nanggal 402 gugur.

“Dengan kesedihan yang mendalam, selaku Panglima TNI, saya nyatakan bahwa 53 personel onboard KRI Nanggala-402 telah gugur,” kata Hadi.

Sementara diketahui bersama, Hadi juga telah menyatakan 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402 gugur.

Itu diperoleh citra yang telah dikonfimasi sebagai bagian KRI Nanggala 402.

Penampakan KRI Nanggala-402 dari hasil visual ROV di kedalaman 830 meter.

Meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, bagian kapal yang lain termasuk baju keselamatan awak kapal NK-11.

Ia melanjutkan, berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan semua awaknya telah gugur.

“Semoga kami dapat meneruskan perjuangan paripurna saudara-saudara sebagai prajurit tentara terbaik Indonesia,” sambungnya.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, kapal selam KRI Nanggala-402 yang dinyatakan tenggelam pada Sabtu (24/4/2021) ditemukan terbelah menjadi tiga bagian.

“Ini terdapat bagian-bagian dari KRI Nanggala, jadi di sana KRI Nanggala terbelah menjadi tiga bagian,” kata Yudo dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (25/4/2021).

Kapal Selam KRI Nanggala 402 hilang kontak, ada temuan baju keselamatan untuk awak kapal

Yudo menjelaskan, kontak visual kapal selam KRI Nanggala-402 berhasil ditemukan pada pukul 09.04 Wita yang dilakukan oleh kapal MV Swift Rescue setelah melanjutkan pencarian yang dilakukan KRI Rigel.

“Mendapatkan kontak visual pada posisi 074856, 07 derajat, 48 menit, 56 detik Selatan, dan 114 derajat, 51 menit, 20 detik Timur, yaitu yang tepatnya dari datum satu tadi tempat tenggelamnya dari KRI Nanggala berjarak kurang lebih 1.500 di selatan, pada kedalaman 838 meter,” ujarnya.

Yudo mengatakan, pada hasil kontak visual tersebut, kapal selam KRI Nanggala-402 terbelah menjadi tiga bagian seperti pada bagian belakang kapal yang tidak berbadan tekan, buritan badan kapal, hingga bagian haluan yang terlepas.

Ia mengatakan, ada bagian kapal yang masih utuh, tetapi terdapat bagian yang retak kecil.

“Bagian terbuka ini (Yudo menayangkan gambar) berserakan tidak terlalu jelas karena bawah laut tidak terang tadi pagi ini, bagian-bagian dari dalamnya kapal. Dan ini bagian terbuka dan lepas,” ucapnya.

About namiradistro

Check Also

Hujan Air Mata, Ibu dan Anak Menangis Ditinggal Mudik dan Tak akan Kembali Lagi

Sebuah video yang memperlihatkan perpisahan antara baby sitter dengan anak yang diasuhnya viral dan membuat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + sixteen =