Setelah 25 tahun Berpisah, Wanita PNS ini Curhat Bertemu Kembali Sahabatnya Waktu S*kolah Dulu yang Kini Malah Jadi Pemulung

Bertemu teman karib semasa s*kolah setelah bertahun-tahun atau hingga puluhan tahun berpisah, tentu menyimpan rasa bahagia tersendiri di hati. Begitu pun dengan Shella Sofya. Hati dan perasaannya langsung dibuat senang dan bahagia atas pertemuannya dengan sahabat di masa SMA.

Tapi di sisi lain, dia juga merasakan kesedihan mendalam atas kondisi sang sahabat yang sangat jauh berbeda semasa s*kolah dulu.

Seperti kisah yang dijelaskannya di postingan Facebook pada Selasa 15 Desember 2020, sahabatnya yang bernama Nuraini atau Erni itu dalam kondisi (maaf) lusuh, dengan tujuh anak kecil yang merupakan anak-anaknya dari dua pernikahan.

“Masya Allah. Hari ini (Selasa (15/12/2020) tiba-tiba saya ketemu dengan sahabat saya waktu s*kolah dulu, mungkin sudah 25 tahun saya enggak jumpa dengan dia.”

“Dulu dia adalah sahabat saya yang baik, berteman dengan dia yang apa adanya, melihat kondisi dia saat ini, teriris hati saya,” tulis Shella.

“Dia mempunyai anak yatim tiga orang dari suami pertamanya yang meninggal karena sakit, dan dari suami kedua empat orang yang masih kecil-kecil. Suaminya yang kedua sudah kabur entah kemana,” lanjutnya.

“Dia (Erni) selama ini bekerja sebagai pemulung, dan makan diberikan oleh orang-orang yang kasihan kepada anak-anaknya.”

via: tribunnews.com/Momen ketika Shella Sofya menyambangi sahabatnya dan ketujuh anaknya di kios kecil yang menjadi tempat tinggalnya selama ini

Pertemuan tak sengaja keduanya di jalan yang menghubungkan jembatan Lamnyong ke jembatan Krueng Cut, Banda Aceh pada saat itu sempat ada rasa keraguan di hati sahabatnya.

Erni yang melihat Shella mengenakan baju dinas serta menaiki mobil membuat dia sempat ragu dan canggung untuk menyapanya.

Tapi atas izin Tuhan, dua sahabat ini dipertemukan dalam momen tersebut. Dan ini pun menjadi awal mula perubahan hidup bagi Erni dan anak-anaknya. Shella yang merasa iba pada kondisi kehidupan sahabatnya memberikan sejumlah bantuan untuknya.

Mulai dari tempat tinggal sementara di Desa Punge Blangcut, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, beserta beberapa perlengkapan, pakaian, kebutuhan pokok, dan kini sedang membuka penggalangan dana untuk membantu sahabatnya tersebut, melansir tribunstyle.com.

“Semoga Wali Kota Banda Aceh bisa melihat postingan saya ini, dan memberikan rumah layak huni untuk sahabat saya,” harap dia

 

 

 

Sumber Artikel :newsmaker .tribunnews .com

About namiradistro

Check Also

Kerja Hanya Sebagai Penambal Ban, Mbah Wulyo Berhasil Sekolahkan Anaknya Hingga Jadi Dokter

Jerih payah Waluyo 69 menjadi penambal ban selama 45 tahun berbuah manis. Kakek yang berasal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × four =