TEGARNYA Putri Kecil Sapri Tahan Tangis di Depan Sang Ayah, Irma: ‘Sampai Ruang Tunggu Baru Nangis’

Perasaan pilu dirasakan putri kecil komedian Sapri Pantun setelah ditinggal sang ayah untuk selamanya.

Namun, gadis kecil bernama Sherin itu berusaha untuk tegar di hadapan sang ayah.

Hal tersebut terjadi saat Sherin dan ibunya Irma Suryani menjenguk Sapri di rumah sakit, pada Rabu (5/5/2021).

Sebelum datang melihat keadaan Sapri, Irma sudah berpesan kepada sang putri untuk tidak menangis,

“Sherin dari rumah aku bilang, ‘ka kamu jangan nangis ya depan Papa, kalau Papa lihat kamu nangis, nanti Papa sedih’,” kata Irma saat didatangi tim Sahurnya Pesbukers, pada Selasa (11/5/2021).

Tak disangka meski masih kecil, Sherin mengerti dan menuruti permintaan sang ibu.

Di hari selanjutnya, Sherin kembali berusaha ceria dan menahan tangisnya saat melihat Sapri terbaring lemah di ranjang rumah sakit.

Tangis istri Sapri pecah di depan jenazah suaminya
Tangis istri Sapri pecah di depan jenazah suaminya (YouTube NitNot)
“Pas hari Kamis aku dateng lagi, aku tiap malem enggak bisa tidur,” ucap Irma.

“Di depan dia aku enggak mau sama sekali nangis, aku colek kakak enggak boleh demi Papa,”

“Dia mgerti,” imbuhnya.

Namun saat berada di luar ruang perawatan Sapri, tangis Sherin mendadak pecah.

“Pas sampe ruang tunggu dia baru nangis,” kata Irma seperti dikutip dari Tribun Jakarta Putri Kecil Sapri Berusaha Tegar saat Jenguk Sang Ayah, Irma: Pas di Ruang Tunggu Dia Baru Nangis.

[Kini Sherin dan Irma harus merelakan kepergian Sapri untuk selamanya.

Setelah mendapatkan perawatan selama 7 hari di rumah sakit, Sapri meninggal dunia, pada Senin (10/5/2021).

Sapri dikabarkan menderita penyakit diabetes.

Tangis Adik di Depan JenazahSapri Pantun Ditenangkan Ruben,

Doly, adik Sapri Pantun menangis di depan jenazah sang komedian. Ia tak kuasa menahan duka atas kepergian sang kakak.

Di samping Doly, terdapat presenter Ruben Onsu yang menenangkannya.

Meski demikian, Doly tampak tak kuasa menahan kesedihan. Ia lantas menangis di pelukan suami Sarwendah itu.

Ruben Onsu pun berusaha tegar untuk kembali menenangkan sang adik Sapri Pantun.

Momen ini terkuak melalui kanal YouTube Nit Not dilansir TribunJakarta pada Selasa (11/5).

Saat itu Ruben Onsu baru saja hadir melayat bersama Wendy Cagur di kediaman Sapri.

Kehadiran Ruben ini lantas disambut tangis sang adik Sapri, Doly.

Doly lantas menceritakan kondisi kakak yang mengalami penurunan tiga hari sebelum operasi.

“Saat magribnya dia down, sama sekali tak stabil kondisinya. Itu tiga hari sebelum operasi,” terang Doly.

Doly pun terisak menangis di pelukan Ruben Onsu.

“Makasih banget sama Kak Ruben. Doain Bang Sapri ya,” imbuh Doly.

Doly menuturkan, sang kakak sempat merintih kesakitan namun tak bisa memberitahu penyebabnya.

“Dia cuma merintih tetapi gak bisa ngomong. Sebelum koma, dia cuma merintih begitu saja,” tegas Doly.

Lebih lanjut, Doly menjelaskan, Sapri berjanji menjalankan salat lima waktu setiap harinya andai ia sembuh.

Hal ini dikatakan Sapri setelah ia melaksanakan salat meski terbaring lemah di tempat tidur.

“Dia cerita ke dokter, ‘dok saya janji seandainya sembuh total, saya bisa pulang ke rumah lagi, saya bakal salat lima waktu’,” papar Doly.

Meski demikian, janji itu kini hanya tinggal kenangan.

Sapri Pantun meninggal dunia, Senin (10/5/2021) di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug, Tangerang karena penyakit diabetes.

Jenazah komedian Sapri juga rencananya akan dimakamkan di TPU Ulujami, Kelurahan Pesanggarahan, Jakarta Selatan sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (11/5).

Sosok yang fanatik

Sapri di mata The Jakmania Pondok Pinang merupakan sosok yang fanatik dalam mendukung Persija.

Tak jarang, ia selalu tampil nyentrik ketika Persija berlaga.

“Kalau di tribun dia fanatik banget sampe kadang memakai pakaian yang aneh-aneh,” kenangnya.

Rian ingat perkataan Sapri bahwa ia ingin menjadi seorang dirigen The Jak.

Kabar duka ini juga dirasakan oleh The Jakmania dari Lenteng Agung, Kiki Irawan.

Menurut Kiki, selain suka membantu menjadi konduktor Persija, Sapri merupakan pendukung yang cinta damai.

“Yang pasti secara pribadi kami sangatlah kehilangan sosok sang “super Jak”, almarhum bang sapri. Karena selain membantu sebagai Dirigent di stadion, beliau adalah salah satu pejuang perdamaian di lingkup suporter, khususnya Persija fans dengan rival-rival yang lain,” pungkasnya.

Cerita di BalikSapri Beli Ambulans Sebelum Wafat

Terungkap komedian Sapri Pantun membeli ambulans sebelum meninggal dunia pada Senin (10/5/2021).

Cerita Sapri Pantun membeli mobil ambulans ini diungkap rekannya, Ustaz Zacky Mirza saat melayat.

Untuk diketahui, Sapri Pantun meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit gula.

Sapri Pantun meninggal dunia setelah maghrib.

Sebelum meninggal dunia Sapri Pantun sempat mendapat perawatan di rumah sakit karena kadar gulanya sangat tinggi.

Selain itu, Sapri juga sempat merasa tubuhnya seperti panas dalam hingga kakinya yang mulai mengecil.

Rencananya Sapri Pantun akan dimakamkan di TPU Ulujami pada Selasa siang (11/5/2021).

Ustaz Zacky Mirza menjelaskan, awalnya ia tak percaya jika Sapri Pantun meninggal dunia.

“Saya lagi ada acara buka bersama, ada kabar Sapri meninggal. Kemarin sempat ada hoaks, jadi pas ada kabar maka saya ke sini (rumah Sapri, red),” ucap Ustaz Zacky Mirza dilansir TribunJakarta dari Esge Entertainment.

Lebih lanjut, Ustaz Zacky Mirza menjelaskan, Sapri sempat berbincang banyak sebelum memutuskan membeli mobil ambulans.

“Kita sempat banyak berbincang, kayak mau beli ambulans itu seperti apa,” aku Ustaz Zacky Mirza.

Tak lama setelah itu, ambulans telah dibeli Sapri Pantun dari hasil kerjanya.

Setelah ambulans jadi, lanjut Ustaz Zacky Mirza, mobil itu sempat digunakan almarhum ayah Sapri Pantun.

“Gak lama ambulans jadi, ayahanda beliau yang memakainya pertama kali,” beber Ustaz Zacky Mirza.

Memiliki ambulans sendiri, Ustaz Zacky Mirza menyatakan, keluarga Sapri menggunakannya untuk mengangkut jenazah sang pelawak dari rumah sakit.

“Artinya amal jariyahnya bermanfaat buat beliau sendiri, pelajaran buat kita semua untuk memperbanyak amal jariyah mumpung masih hidup,” aku Ustaz Zacky Mirza.

Tinggalkan Istri Lagi Hamil Tua

Di sisi lain, Irma Suryani, istri Sapri Pantun, mengurai curahan hatinya.

Pada 18 Mei ini, Irma Suryani dijadwalkan akan melahirkan anak.

Diterpa cobaan berupa sakitnya suami jelang lahiran anak kedua, Irma Suryani terlihat tegar.

Ia sempat menceritakan komunikasinya dengan sang suami yang sedang dirawat intensif.

“Mudah-mudahan pas kamu lahir papah dah sehat ya,” ucap Sapri Pantun seperti diutarakan istrinya.

Irma kerap mewanti-wanti suaminya agar fokus dengan kesehatannya.

Pasalnya, Sapri Pantun yang sempat kritis ini memikirkan siapa yang nanti menemani sang istri melahirkan.

“Dia itu mikirin kalau dia masih lemes gitu gimana katanya,” kenang Irma.

“Aku bilang aja jangan mikirin aku, sehat dulu, semangat dulu. Dia mikirin saya,” kata Irma.

Nanti jika sampai melahirkan Sapri belum sembuh, Irma akan ditemani adiknya.

“Nanti ada adik saya,” kata Irma.

Detik-detikSapri Pantun Masuk Rumah Sakit

Dolly menceritakan kronologi sang kakak bisa masuk ICU rumah sakit karena sempat merasa lemas.

Bahkan, Sapri Pantun tak kuat lagi untuk syuting.

Melansir YouTube The Onsu Family, Dolly menceritakan detik-detik sang kakak merasa tubuhnya bermasalah.

Pada 2 Mei, Sapri Santu sedang syuting striping. Pukul 15.00 WIB, Sapri Pantun sempat menelepon bisakah tidak ikut syuting.

“Emang kenapa?” tanya Dolly ke Sapri.

“Gak kuat,” jawab Sapri sambil menangis ke Dolly.

Saat Sapri Pantun mengeluh tak kuat, Dolly belum melihat tanda-tanda sang kakak sedang sakit.

Namun, Dolly melihat perbedaan di kaki dan tangan Sapri yang tampak mengecil.

“Kakinya mengecil, tangan mengecil, saya heran itu doang. Bibirnya pecah-pecah gitu,” kata Dolly.

Sebelum masuk rumah sakit, Sapri sempat pamit kepada rekan artisnya tak akan kembali syuting.

“Sambil nangis Sapri ngomong ‘Pak Bopak saya minta maaf, saya di sini dimasukin sama bapak. Tapi saya mau ngajuin diri saya gak kuat’ itu tanggal dua,” tutur Dolly.

Pulang dari lokasi syuting, Sapri sempat diurut. Keesokan harinya, Sapri mulai merasa badannya tak sehat.

“Tanggal 3 nya dia badan ngerasa lemes, bibir tambah parah dia ke dokter ke klinik,” ucap Dolly.

okter langsung melakukan tes kesehatan kepada Sapri.

Tak disangka, dokter malah terkejut saat melihat hasilnya.

Dokter sempat mengira, hasil tes kesehatan Sapri yang diterimanya ada kekeliruan.

“Kita ke lab tanggal 4 pagi, ambil darah, sore ambil hasilnya. Dokter sempet gak percaya, dokter bilang bisa gak pasiennya dibawa lagi kayaknya ada kesalahan,” ucap Dolly.

Dokter kaget lantaran berdasarkan hasil lab, kadar gula dalam tubuh Sapri sangat tinggi.

Malam itu setelah mendapat hasil lab, Dolly langsung membawa Sapri ke Rumah Sakit Sariasih.

“Di rumah sakit langsung dibawa ke IGD,” ucapnya.

About namiradistro

Check Also

Aurel Hermansyah Diminta Mertua Untuk Tak Langkahi Suami, Atta Halilintar Singgung Perceraian

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah dapat wejangan berumah tangga dari Halilintar Anofial Asmid dan Lenggogeni …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × three =