Tidak Diterima Sholat Seorang Istri Walaupun Rajin, Jika Masih Melakukan ini Pada Suaminya

Sudah tau belum ciri ditrimanya sholat seseorang istri?

aneh apabila seseorang istri senantiasa memakai mukena, senantiasa dekat dengan sajada, tidak sempat meninggalkan sholat 5 waktu, tetapi kurang ingat atas dasar ini sholatnya diterima, terlebih lagi tidak siuman sudah menghapus ciri ditrimanya sholat

tanya :

apakah diterima ibadah seseorang istri yang durhaka terhadap suaminya?

misal: istri ga ingin ngurusin suami dalam seluruh perihal; berangkat ga sempat pamit terlebih lagi meninggalkan anak dan juga suami tanpa ijin dalam waktu lama, tetapi suami tidak ingin menalaknya.
jawab :

dari abu umamah radhiallahu ‘anhu kalau rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ada 3 kalangan yang shalat mereka tidak melewati telinga – telinga mereka, ialah budak yang melarikan diri dari tuannya hingga dia berulang kepada tuannya, istri yang melewati malam hari sedangkan suaminya marah kepadanya, dan juga seorang yang mengimami sesuatu kalangan sedangkan mereka tidak suka kepadanya. ” (hr. at – tirmidzi nomor. 360 dan juga dihasankan al – albani rahimahullah dalam shahih sunan at – tirmidzi, al – misykat nomor. 1122, shahihul jami’ nomor. 3057)

penjelasan :

arti: “tidak melewati telinga – telinga mereka” merupakan shalat mereka tidak diterima dengan penerimaan yang sempurna, ataupun tidak dinaikan kepada allah sebagaimana diangkatnya amal shalih. as – suyuthi mengatakan dalam kitab qutun al – mughtadzi, “maksudnya shalat mereka tidak dinaikan ke langit, sebagaimana disebutkan dalam hadis ibnu abbas radhiallahu ‘anhu yang diriwayatkan ibnu majah, “kami tidak mengangkut shalat mereka ke atas kepala mereka walaupun satu jengkal. ”

ini menggambarkan ungkapan yang menampilkan tidak diterimanya shalat mereka.

(penjelasan al – mubarokfuri dalam tuhfatul ahwadzi, 2: 290 – 291)

arti: “orang yang mengimami sesuatu kalangan dalam kondisi mereka tidak suka kepadanya” artinya merupakan ketidak – sukaan karna sebab agama, semisal imamnya merupakan orang yang fasik, ataupun sesungguhnya tidak layak jadi imam. imam al – munawi berkata, “imam ini shalatnya batal karna ia tercela secara syariat, semisal karna kefasikan ataupun bid’ah, ataupun sangat menggampangkan permasalahan najis, ataupun meninggalkan salah satu rukun dan juga harus shalat…” (faidhul qadir, 3: 324).

hendak namun bila terdapat imam yang baik, agamanya bagus, melangsungkan sunah, tetapi terdapat sebagian orang yang tidak menyukainya karna sebab yang tidak dibenarkan, semisal karna perbandingan komentar, hingga ketidak – sukaan ini tidak menimbulkan batalnya shalat imam.

sebagaimana penjelasan ibnu qudamah, “jika imam agamanya bagus, menjajaki sunah, setelah itu terdapat jamaah yang tidak suka karna prinsip agamanya itu hingga ia tidak dimakruhkan buat jadi imam. ” (al – mughni, 2: 32).

hingga harus untuk istri buat mencermati suaminya. kalau suami merupakan satu pintu besar dari pintu surganya. mematuhi suami dalam kebaikan merupakan jalur mengarah surga. karenanya, janganlah seseorang istri kurang jaar, menyombongkan diri dan juga membangkang terhadap suaminya.

dari al – husain bin mihshan radhiyallahu anhu, kalau bibinya menghadiri rasulullah shallallahu alaihi wasallam buat satu keperluan. sehabis tuntas, rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda kepadanya, “apakah kalian memiliki suami? ” dia menanggapi, “ya. ”

“bagaimana sikapmu terhadapnya? ” tanya nabi shallallahu alaihi wasallam.

dia menanggapi, “aku senantiasa melayaninya, kecuali apa yang tidak kumampu. ”

setelah itu dia bersabda,

انْظُرِي أَيْنَ أَنْتِ مِنْهُ، فَإِنَّهُ جَنَّتُكِ وَنَارُكِ

“perhaitkan posisimu terhadapnya, karna ia merupakan surgamu dan juga nerakamu. ” (hr. ahmad, ibnu majah, dan juga dishahihkan syaikh al – albani)

sabda nabi shallallahu alaihi wasallam kepada bibi al – husain pula berlaku kepada tiap muslimah. berlaku untuk tiap istri.

perhatikan kedudukanmu di sisinya. apakah engkau setimpal keinginannya, sayang kepadanya, melayaninya, menghiburnya dikala susah, menyongsong seruannya? bila demikian hingga keridhaannya jadi karena istri masuk surga.

baca pula : dikala malam kesatu, terdapat kerasa curiga bahwa istri tidak lagi perawan, apa yang wajib dicoba?

ataukah engkau jauh dari harapannya, kerap membikin gusar pribadinya, menentang dan juga durhaka kepadanya, dan juga kufur terhadap kebaikannya, ? bila demikian hingga kemurkaan dan juga kemarahan suami jadi karena sang istri masuk neraka.

terlebih lagi di hadits lain, shalat seseorang perempuan tidak hendak diterima dan juga dinaikan kepada allah karna karena kemurkaan suami terhadapnya.

dari abu umamah radhiyallahu anhu, rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

ثلاثة لا تجاوز صلاتهم آذانهم العبد الآبق حتى يرجع وامرأة باتت وزوجها عليها ساخط وإمام قوم وهم له كارهون

“tiga orang yang shalat mereka tidak melampaui kuping mereka. ialah budak yang kabur hingga ia berulang, isteri yang tidur sedangkan suaminya marah kepadanya, dan juga pemimpin suatu kalangan dan juga kalangan itu membencinya. ” (hr. al – tirmidzi dna dia mengatakan: hasan gharib. syaikh al – albani menghasankannya di misykah al – mashabih, nomor. 1122)

dalam sunan ibni majah dengan isnad hasan, dari ibnu abbas, dari nabi shallallahu alaihi wasallam,

ثلاثة لا ترفع صلاتهم فوق رءوسهم شبرا : رجل أم قوما ، وهم له كارهون ، وامرأة باتت وزوجها عليها ساخط ، وأخوان متصارمان

“tiga orang yang shalat mereka tidak hendak terangkat melebihi kepala mereka walaupun sejengkal aja: seorang yang mengimami satu kalangan semetara mereka membencinya, perempuan yang tidur semetara suaminya marah kepadanya, dan juga 2 kerabat yang silih memutuskan ikatan. ”

dalam hadits ini, mampu pula dimengerti, kalau ciri diterimanya shalat seseorang istri merupakan dengan ridha suaminya kepadanya.

kalau shalat seseorang istri hendak dinaikan kepada allah subahanahu wa taala bila suaminya ridha kepadanya.

amat aneh, terdapat seseorang perempuan senantiasa menggunakan baju shalat, dekat dengan sajadahnya, dan juga mushaf berposisi di tangannya.

tetapi, dia tidak hirau kebutuhan suaminya terhadap pribadinya. dia tidak patuh kepada suaminya. terlebih lagi menyombongkan diri dan juga menentang suaminya.

begitu, shalat dan juga bermacam ibadah perempuan ini amat susah diterima allah subahanahu wa taala. wallahu a’lam.

 

(Sumber :http://www. wajibbaca .com/2018/03/sholat-wanita-tidak-di-terima.html)

About namiradistro

Check Also

Suami, Suapilah Istri Dan Anakmu Saat Makan, Lalu Lihat Bagaimana Rejeki Datang Melimpah Pada Keluarga

Amalan mudah ini seringkali ditinggalkan dan jarang sekal diamalkan, namun jika Anda istiqomah melakukannya, Insya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 3 =